Pencarian NUO

01 / 04
Strategi & Dampak

Pilar Gerakan Kami

Kami berfokus pada pilar utama untuk mempercepat transformasi spiritual dan kepedulian lingkungan nasional.

Eco-Pesantren Environment

Eco-Pesantren

Program pendampingan pesantren ramah lingkungan dan edukasi konservasi bagi santri.

Tafsir Al-Quran Kontemporer Education

Tafsir Al-Quran Kontemporer

Kajian rutin tafsir Al-Quran dengan pendekatan sosiologis, ekologis, dan kemasyarakatan.

Tadabbur Alam Social Dialog

Tadabbur Alam

Mengetuk Pintu Langit, Membaca Tanda Semesta, Menyucikan Jiwa

Rukun Festival Humanity

Rukun Festival

Ruang harmoni bagi anak muda, komunitas, kreator, dan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk saling terhubung, berbagi inspirasi, dan tumbuh bersama.

Kajian Teosofi Environment

Kajian Teosofi

Kajian rutin jamaah NUO setiap senin dan kamis subuh

KERANGKA GERAKAN & TRANSFORMASI

Theory of Change: Talenta, Inovasi & Dialog Kebijakan

Untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang lestari, toleran, dan damai, Nasaruddin Umar Office (NUO) mengintegrasikan 3 kerangka strategis gerakan utama:

Talent & Kader Mufasir

Mencetak mufasir dan dai berwawasan ekologi, kebangsaan, dan moderasi spiritual.

Innovation & Eco-Pesantren

Penerapan teknologi ramah lingkungan dan kurikulum hijau di lembaga pendidikan.

Policy & Dialog Lintas Iman

Advokasi sekretariat kebijakan publik dan jejaring kemitraan filantropi global.

CONCENTRIC MOVEMENT MATRIX
TALENT INNOVATION POLICY & PHILANTROPIC SECRETARIAT KADER MUFASIR TEKNOLOGI LESTARI DIALOG LINTAS IMAN BUMI LESTARI IKLIM & ENERGI HIJAU MODERAT & PEDULI TALENTA HIJAU PENDIDIKAN & SPIRITUAL A B C
A PILAR FOKUS
B OUTPUT SASARAN
C PROGRAM UTAMA
PROFIL KANTOR

Video Profil Nasaruddin Umar Office

Saksikan video selengkapnya untuk mengenal lebih dekat visi, misi, dan kerangka kerja spiritual yang diperjuangkan oleh Nasaruddin Umar Office.

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA
Founder & Pembina Utama NUO
TOKOH INOVASI SPIRITUAL & PERDAMAIAN

Menghubungkan Agama, Perdamaian, dan Kelestarian Alam

Beliau mendedikasikan hidupnya untuk menyuarakan Islam moderat yang inklusif, toleran, dan peduli terhadap kelestarian bumi semesta. Melalui gagasan Ekoteologi, beliau menegaskan bahwa menjaga alam adalah bagian dari keimanan yang tak terpisahkan.

"Ketika kita merusak alam, kita sedang merusak lembaran ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya."

— Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA
Kajian & Riset Terbaru

Pustaka Riset & Jurnal Ilmiah

Temuan orisinal dan kajian akademis teologi lingkungan kontemporer oleh tim peneliti NUO.

Jelajahi Pustaka Jurnal
RISET TERKINI 02 Jul 2026

Integrasi Tasawuf Sosial dalam Penyelesaian Konflik Agraria Kontemporer

Peneliti: Prof. Dr. Suparman, M.A.

Membahas relevansi pendekatan tasawuf sosial dalam menjembatani konflik kepemilikan tanah dan kelestarian ekologis masyarakat adat.

RISET TERKINI 20 Jun 2026

Spiritualitas Ekologis: Pemikiran KH. Nasaruddin Umar Tentang Tafsir Ayat-ayat Kauniyah

Peneliti: Lailatul Qodriyah, M.Hum.

Menganalisis secara mendalam pemikiran KH. Nasaruddin Umar mengenai interpretasi kosmologi Al-Quran dan penerapannya di era modern.

Kabar & Opini

Insight Pemikiran Terbaru

Ikuti catatan pemikiran tafsir kontemporer, kajian ekoteologi, dan artikel terbaru dari tim ahli NUO.

Lihat Semua Artikel
Meneladani Rasulullah, Memberi Kesempatan Belajar dan Mengajar
Umum
Meneladani Rasulullah, Memberi Kesempatan Belajar dan Mengajar

Sukses yang dicapai Nabi Muhammad SAW di dalam mengendalikan dunia Arab ketika itu karena antara lain beliau menekankan arti pendidikan dan keterampilan. Hak memperoleh pendidikan terbuka bagi laki-laki dan perempuan, baik muslim maupun non-muslim.

Nabi Muhammad SAW Memberi Ruang Beribadah bagi Non-Muslim
Umum
Nabi Muhammad SAW Memberi Ruang Beribadah bagi Non-Muslim

Di dalam kitab Al-Sirah al-Nabawiyah, jilid II, hal. 426-428, karya Ibn Hisyam, salah seorang ahli sejarah muslim terkemuka menjelaskan bahwa suatu ketika Nabi Muhammad SAW menerima kedatangan tamu tokoh lintas agama berjumlah 60 orang.

Larangan Merusak Rumah Ibadah dalam Teladan Nabi Muhammad SAW
Umum
Larangan Merusak Rumah Ibadah dalam Teladan Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad saw. selalu berpesan kepada para prajuritnya, jika terjadi peperangan jangan sama sekali merusak rumah-rumah ibadah. Penguasaan dunia Islam terhadap wilayah-wilayah non-muslim hampir tidak terdengar ada rumah ibadah yang dirusak, dirobohkan, atau dibakar.